Ini Sebab Anjloknya Penjualan Rumah di Jabodetabek

Ini Sebab Anjloknya Penjualan Rumah di Jabodetabek

SHARE
, / 966 0
Ini Sebab Anjloknya Penjualan Rumah di Jabodetabek

Volume penjualan di wilayah Jabodetabek-Banten pada Triwulan III-2014 turun 25,7 persen dibandingkan triwulan sebelumnya, itulah paparan hasil survey yang dilakukan IPW (Indonesia Property Watch).

Ini adalah pencapaian yang kurang memuaskan dibanding triwulan II-2014 yang sempat mengalami kenaikan 6,9 persen. Berbagai faktor turut mempengaruhi kondisi ini, seperti kondisi politik yang tak menentu, naiknya harga properti yang terlalu tinggi, hingga kebijakan bunga kredit yang masih tinggi.

Ali Tranghanda selaku Direktur Eksekutif IPW mengatakan,” Pasar perumahan semakin bergeser ke segmen menengah dengan komposisi 45,3% dibandingkan dengan segmen kecil sebesar 43,5% dan segmen atas 11,2%.”

“ Sampai akhir tahun 2014 diperkirakan pasar akan mengalami perlambatan meskipun proses transisi ke pemerintahan baru relatif berjalan lancar,” tambah Ali.

Ali menegaskan, harga tanah yang tinggi membuat para pengembang kesulitan mematok harga jual. Lokasi perumahan menengah pun relatif semakin menjauh dari pusat kota. Beberapa pengembang mulai memilih untuk membangun secara vertikal dan mengambil pasar apartemen segmen menengah.

“Itulah beberapa faktor yang turut mempengaruhi anjloknya penjualan rumah di Jabodetabek,” imbuhnya.

Related Article

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10.info and freeapkdownloader.info is free download apk best android apps and top games. APKBOX.ME | APKINSIDER.INFO | APKID.INFO | APKMAIN.INFO.