Sikap ‘Wait and See’ Lambatkan Bisnis Properti

Sikap ‘Wait and See’ Lambatkan Bisnis Properti

SHARE
, / 889 0
Sikap ‘Wait and See’ Lambatkan Bisnis Properti

Seiring dengan musim libur sekolah, masa menjelang pemilu dan bulan puasa yang akan diikuit dnegan Idul Fitri, performa penjualan properti pada Bulan Juli tahun 2014 akan melambat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Para pengembang properti mengatakan, penjualan properti akan kembali bangkit usai Lebaran nanti. Pasar apartemen saat ini cenderung cukup bagus, sedangkan pasar rumah tapak memperlihatkan kondisi stagnasi.

September dan Oktober diperkirakan penjualan properti akan kembali meningkat. Baru ketika memasuki Bulan November, penjualan akan kembali menurun. Para pengembang mengakui bahwa kondisi seperti ini lumrah terjadi setiap tahun, karena banyak kebutuhan lain yang dikeluarkan masyarakat untuk lebaran, liburan dan biaya pendidikan.

Hasil pilpres yang diketahui pada pertengahan Juli esok tidak serta merta membuat pasar properti menjadi agresif. Mungkin ada peningkatan, tapi tidak besar.

Imron Rosyadi selaku Deputy GM Sales PT Synthesis Karya Pratama, pengembang Bassura City menyampaikan, “Pasar masih menunjukkan sikap wait and see. Baik karena faktor pemilu atau faktor lain di luar itu. Tetapi penurunan ini tidak hanya terjadi di sektor properti, bisnis lain pun mengalami kondisi yang sama.”

“Jika dibreakdown menurut tingkat sosial yang ada di masyarakat, masyarakat menengah ke bawah lebih memikirkan pendidikan karena bertepatan dengan tahun ajaran baru. Masyarakat menengah, mulai sibuk mempersiapkan liburan. Sedangkan masyarakat kelas atas, sikapnya masih wait and see, “ tambah Imron.

Related Article

Bugar.Me sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.